Indiana Jones 5 Memuncaki Tangga Lagu VOD Setelah Dial Of Destiny Kehilangan Disney $100 juta di Box Office
3 mins read

Indiana Jones 5 Memuncaki Tangga Lagu VOD Setelah Dial Of Destiny Kehilangan Disney $100 juta di Box Office

Ringkasan

  • Indiana Jones dan Dial of Destiny mencapai tempat pertama di tangga lagu VOD, menduduki puncak iTunes, Google Play, dan Vudu.
  • Kegagalan film tersebut di box office dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti anggarannya yang tinggi dan tinjauan yang beragam.
  • Meskipun mengalami kemunduran, keberhasilan VOD menunjukkan bahwa Indiana Jones 5 dapat memperoleh daya tarik melalui streaming dan akhirnya menemukan penebusan.
  • VIDEO LAYAR HARI INI

    GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

    Indiana Jones dan Dial of Destiny telah mencapai satu pencapaian streaming VOD yang mengesankan di tengah kemunduran di box office. Film James Mangold menandai film Indiana Jones kelima dan terakhir, yang menampilkan Harrison Ford kembali berperan sebagai arkeolog petualang. Berlatar tahun 1969, Dial of Destiny mengikuti pencarian Indiana dan putri baptisnya untuk sebuah artefak sebelum dapat digunakan untuk mengubah hasil Perang Dunia II.

    Menurut IndieWire, dari empat judul yang menambahkan ketersediaan video-on-demand premium pada pekan tanggal 28 Agustus 2023, Indiana Jones dan Dial of Destiny menempati posisi pertama di tiga tangga lagu VOD—iTunes, Google Play, dan Vudu. Film lain yang merilis opsi VOD premium termasuk Teenage Mutant Ninja Turtles dari Paramount, The Last Voyage of the Demeter dari Universal, dan The Boogeyman dari Disney. Khususnya, hanya Indiana Jones 5 yang muncul di sepuluh besar Google Play. Di semua platform, Indiana Jones 5 dapat diunduh seharga $19,99.

    Mengapa Indiana Jones 5 Gagal Di Box Office Dijelaskan

    Harrison Ford sebagai Indiana Jones di Indiana Jones dan Dial of Destiny.

    Penampilan pertama Indiana di layar datang dengan film Raiders of the Lost Ark karya Steven Spielberg tahun 1981. Meskipun film aslinya menghasilkan lebih dari $350 di seluruh dunia di box office, Indiana Jones terbaru belum menemukan kesuksesan yang sama. Menurut sebuah laporan, Indiana Jones dan Dial of Destiny kehilangan Disney $100 juta di box office. Beberapa faktor penyebab kegagalan box office berkisar dari anggaran film yang mahal sebesar $295 juta, yang membuat harapan untuk mendapatkan keuntungan menjadi sulit, hingga tinjauan awal yang beragam yang kemungkinan besar akan membuat penonton biasa tidak tertarik.

    TERKAIT: 10 Alasan Indiana Jones & The Dial Of Destiny Dibom Di Box Office – Menghancurkan Kegagalan Disney senilai $295 juta

    Fenomena “Barbenheimer” kemungkinan merupakan rintangan lain yang menghambat kesuksesan Indiana Jones. Barbie bernilai miliaran dolar telah memecahkan banyak rekor sejak dirilis, seperti Greta Gerwig yang menjadi film terlaris di akhir pekan pembukaan untuk film yang hanya disutradarai oleh seorang wanita. Di sisi lain, Oppenheimer telah memperoleh $852 juta di seluruh dunia di box office, menduduki peringkat ketiga film terlaris tahun ini. Oleh karena itu, persaingan yang ketat selama musim film musim panas berperan dalam hasil box office Indiana Jones 5 karena film, seperti Mission Impossible 7, menghadapi kemunduran serupa.

    Terlepas dari kendala box office-nya, data VOD terbaru menunjukkan hal itu Indiana Jones dan Dial of Destiny bisa mendapatkan daya tarik melalui streaming. Terlebih lagi, dengan film kelima yang belum tayang di Disney+, penyertaan film tersebut pada platform tersebut dapat membantunya menarik perhatian juga. Bagaimanapun, mencapai posisi nomor satu di tiga platform merupakan tonggak penting bagi film ini, terutama untuk mencari penebusan.

    Sumber: IndieWire

    Source link

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *