Kurcaci Putri Salju Live-Action Membuat Kontroversi Casting Semakin Buruk
3 mins read

Kurcaci Putri Salju Live-Action Membuat Kontroversi Casting Semakin Buruk

Ringkasan

  • Para kurcaci CGI Putri Salju dalam pembuatan ulang mendatang dihasilkan dari keputusan kontroversial Disney yang memilih satu aktor sebagai ketujuh kurcaci. Pilihan ini mendapat kritik karena tidak memberikan kesempatan kepada aktor dwarfisme.
  • Keputusan Disney untuk menggunakan CGI untuk para kurcaci alih-alih memilih aktor yang mengidap dwarfisme menghilangkan peluang bagi individu yang kurang terwakili di masyarakat. Hal ini juga meningkatkan biaya produksi dengan memerlukan CGI di setiap adegan dengan banyak kurcaci.
  • Kontroversi seputar pembuatan ulang Putri Salju semakin diperburuk dengan penggunaan CGI untuk menciptakan para kurcaci. Disney akan lebih baik memilih aktor-aktor yang memiliki dwarfisme, baik demi inklusivitas maupun demi reputasi film tersebut.
  • VIDEO LAYAR HARI INI

    GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

    Disney telah merilis gambar tampilan pertama dari remake live-action Snow White and the Seven Dwarfs yang akan datang, dengan judul sederhana Putri Salju, dan itu tidak membantu kontroversi casting film tersebut. Versi baru Putri Salju akan dibintangi oleh Rachel Zegler sebagai Putri Salju dan Gal Gadot sebagai Ratu Jahat. Film ini disutradarai oleh Marc Webb dari The Amazing Spider-Man dan skenarionya ditulis oleh Erin Cressida Wilson dan Greta Gerwig dari Barbie. Putri Salju awalnya dijadwalkan untuk dirilis pada 22 Maret 2024, namun ditunda hingga 21 Maret 2025 karena pemogokan SAG-AFTRA.

    Sejak diumumkan, Putri Salju telah menimbulkan lebih banyak kontroversi daripada rata-rata pembuatan ulang Disney. Dari perubahan cerita dalam remake hingga komentar Zegler yang menolak film aslinya, ada banyak kontroversi seputar Putri Salju. Salah satu aspek produksi yang paling terpolarisasi adalah keputusan Disney yang hanya memilih satu aktor – Martin Klebba – untuk memerankan ketujuh kurcaci tersebut. Berdasarkan gambar tampilan pertama Putri Salju, sepertinya Klebba berpotensi menjadi CGI dalam beberapa hal, yang membuatnya lebih buruk lagi karena Disney tidak hanya memasukkan tujuh aktor berbeda dengan dwarfisme dalam peran ini.

    Kurcaci Berpenampilan CGI Putri Salju Hasil Casting Disney

    Pertama lihat Rachel Zegler di Putri Salju

    Para kurcaci CG lembah yang luar biasa dalam pembuatan ulang Putri Salju adalah hasil dari keputusan casting Disney yang kontroversial. Alih-alih memilih banyak aktor, Rumah Tikus menyewa Klebba untuk memerankan masing-masing dari tujuh kurcaci, jadi mereka harus di-CGI ke dalam adegan-adegan di mana mereka semua bersama-sama dalam beberapa cara. Hal ini mirip dengan bagaimana Temuera Morrison memainkan semua klon dalam trilogi prekuel Star Wars, tetapi jika klon-klon tersebut secara kanonik identik, semua kurcaci dianggap sebagai karakter yang terpisah dan berbeda.

    Pilihan untuk menceritakan kembali cerita dengan para kurcaci mendapat beberapa reaksi negatif. Bintang Game of Thrones Peter Dinklage menjadi berita utama ketika dia mengkritik Disney karena terus menceritakan “kisah masa lalu tentang tujuh kurcaci yang tinggal bersama di sebuah gua.” Tanggapan terhadap komentar Dinklage beragam, namun tanggapan negatif menyatakan bahwa menghilangkan katai dari cerita akan menghilangkan peluang dari aktor dengan dwarfisme, yang juga dilakukan oleh CGI Disney.

    Putri Salju Aksi Langsung Disney Akan Lebih Baik Dengan Memasukkan Lebih Banyak Aktor Dengan Dwarfisme

    Logo pembuatan ulang Putri Salju Disney

    Disney akan lebih baik jika memilih tujuh aktor penderita dwarfisme untuk berperan sebagai kurcaci dalam pembuatan ulang Putri Salju. Pertama dan terpenting, hal ini akan menawarkan lebih banyak peluang bagi aktor-aktor yang kurang terwakili dalam komunitas dwarfisme. Namun hal ini juga akan menghemat uang studio, karena tidak perlu menggunakan CGI dalam setiap pengambilan gambar yang menampilkan lebih dari satu kurcaci. Disney sudah terlibat dalam masalah ini Putri Salju membuat ulang, dan menggunakan CGI satu aktor untuk memerankan setiap kurcaci tidak akan membantu.

    Source link

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *