Pemerintah Korea Selatan berupaya untuk mencegah para YouTuber minum alkohol di depan kamera
1 min read

Pemerintah Korea Selatan berupaya untuk mencegah para YouTuber minum alkohol di depan kamera

Pemerintah Korea Selatan baru-baru ini mengeluarkan pedoman baru yang bertujuan untuk mencegah para YouTuber menjadi pembawa acara bincang-bincang tentang minuman beralkohol, sebuah langkah yang dipandang oleh sebagian orang sebagai sebuah tantangan untuk ditegakkan.

Para orang tua khawatir bahwa penggambaran seperti itu dapat membuat anak-anak mereka mengembangkan persepsi yang baik tentang budaya minum berlebihan.

Selain itu, pemantauan dan penegakan pembatasan terkait usia terhadap konten terkait alkohol di platform digital, termasuk YouTube, masih belum memadai. Kelemahan dalam peraturan ini memungkinkan pemirsa di bawah umur untuk dengan mudah mengakses konten yang menonjolkan alkohol, sehingga menimbulkan kekhawatiran besar mengenai pengaruhnya terhadap pemirsa yang mudah dipengaruhi.

Menanggapi kekhawatiran ini, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan dan Institut Promosi Kesehatan Korea telah memasukkan dua ketentuan tambahan ke dalam pedoman media mereka, sehingga totalnya menjadi 12 ketentuan. Pedoman yang direvisi tersebut diumumkan Kamis lalu.

Salah satu ketentuan merekomendasikan bahwa acara tersebut harus “meminimalkan paparan konten yang secara berlebihan menyoroti atau mengagungkan minuman keras kepada anak-anak dan remaja dengan menerapkan langkah-langkah seperti pembatasan usia.” Yang kedua menyarankan bahwa “efek buruk dari minuman keras harus disampaikan, misalnya, melalui teks peringatan, terutama dalam adegan yang secara berlebihan menonjolkan atau mengagungkan minuman keras.”

Pertunjukan terkemuka yang termasuk dalam kategori pertunjukan minum meliputi Shin Dong Yeop‘S ‘Zzanbro,’ Lee Young Ji‘S ‘Tidak Ada Persiapan,’ Sung Si Kyung‘S ‘Ambil Gigitan,’ Dan SUGA‘S ‘Seperti itu‘.’

Meskipun ada kekhawatiran, acara ini telah mengumpulkan banyak penonton dan jumlah pelanggan. Misalnya, saluran YouTube Zzanbro telah menarik 858.000 pengikut hanya dalam tiga bulan sejak diluncurkan.

Perwakilan dari Kementerian Kesehatan menekankan bahwa pedoman baru ini dibuat dengan mempertimbangkan YouTube dan layanan streaming online. Mereka mencatat, “Meskipun adegan mabuk-mabukan merupakan hal yang lazim di YouTube, karena tidak dapat diatur oleh hukum, pedoman telah direvisi untuk mendorong pengendalian diri secara sukarela.”

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *