The Little Mermaid Mencetak Salah Satu Debut Terbaik Disney+ Setelah Box Office Campuran
3 mins read

The Little Mermaid Mencetak Salah Satu Debut Terbaik Disney+ Setelah Box Office Campuran

Ringkasan

  • Pembuatan ulang live-action Disney dari The Little Mermaid mendapatkan debut yang kuat di Disney+, menarik 16 juta penayangan dalam lima hari pertama di layanan streaming.
  • Meskipun menghadapi kendala selama penayangan teatrikalnya, kesuksesan streaming film tersebut dapat menutupi kinerja buruknya dan berpotensi mempengaruhi produksi di masa depan.
  • Rilisan The Little Mermaid di Disney+ dapat membantunya menjadi lebih sukses daripada versi aslinya, mendapatkan audiens yang kuat dan meningkatkan dukungan untuk rilisan rumahan dan merchandise-nya.
  • VIDEO LAYAR HARI INI

    GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

    Meski mendapat sambutan beragam di box office, film live-action tahun 2023 Putri Duyung Kecil mencetak salah satu debut terbaik Disney+. Pembuatan ulang Disney atas adaptasi animasi tahun 1989 dari dongeng kesayangan Hans Christian Anderson dibintangi oleh Halle Bailey sebagai putri duyung Ariel, yang terpesona dengan mereka yang tinggal di darat dan membuat kesepakatan untuk mendapatkan kakinya sendiri. Meskipun The Little Mermaid adalah film terlaris kesepuluh pada tahun 2023, film ini mendapat sambutan beragam dari para kritikus dan gagal memenuhi ekspektasi box office.

    Dengan The Little Mermaid hadir di Disney+ pada tanggal 6 September, The Walt Disney Company mengungkapkan bahwa mereka dengan cepat mendapatkan salah satu debut pemirsa terkuat untuk layanan tersebut hingga saat ini. Dalam sebuah pernyataan, Disney mengumumkan film tersebut menarik 16 juta penayangan dalam lima hari pertama di layanan streaming. Jumlah penonton tersebut menjadikan The Little Mermaid sebagai salah satu film debut terkuat sejak Hocus Pocus 2 pada September 2022, yang sebelumnya memegang rekor penayangan perdana layanan terbesar.

    Pertunjukan Streaming Putri Duyung Kecil Bisa Menggantikan Pertunjukan Teater Musim Panas yang Bermasalah

    Halle Bailey sebagai Ariel sedang melihat melalui teleskop di The Little Mermaid.

    The Little Mermaid menghadapi sejumlah kendala selama penayangan perdananya di bioskop, meskipun trailernya mendapatkan lebih banyak penayangan dibandingkan remake live-action studio lainnya. Bagi banyak penonton film, The Little Mermaid menghadapi tugas sulit untuk mengatasi ekspektasi yang ditetapkan oleh film aslinya. Selain itu, film ini dirilis pada periode musim panas yang padat dimana Disney menghadapi banyak kesulitan di box office, dengan penonton memilih untuk menonton film lain yang lebih orisinal.

    Namun, dengan semakin tersedianya film tersebut secara streaming, perilisan The Little Mermaid di Disney+ dapat membantunya menjadi lebih sukses dibandingkan saat penayangan aslinya. Jika The Little Mermaid mendapatkan banyak penonton di streaming, penonton mungkin akan lebih tertarik untuk mendukung rilisan dalam negerinya serta merchandise di sekitarnya. Selain itu, jumlah penonton dapat meyakinkan para petinggi Disney mengenai seberapa besar mereka harus terus berinvestasi dalam pembuatan ulang live-action yang akan datang.

    Dengan kinerja The Little Mermaid yang buruk selama penayangannya di bioskop, banyak pihak baik di Disney maupun industri yang tertarik untuk melihat apakah film tersebut dapat memiliki kesempatan kedua untuk ditayangkan secara streaming. Terlihat jelas dari debut Disney+ yang kuat bahwa masih ada rasa penasaran terhadap film tersebut, apakah penonton menontonnya di bioskop atau tidak. Oleh karena itu, meskipun Disney sedang merencanakan sejumlah pembuatan ulang, Putri Duyung KecilKinerja streaming dapat menginformasikan produksi di masa depan.

    Sumber: Perusahaan Walt Disney

    Source link

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *